Astronaut vs Kosmonaut: Politik di Balik Sebutan Spaceman

Astronaut vs Kosmonaut: Politik di Balik Sebutan Spaceman

risques-niger.org – Banyak orang sering merasa bingung ketika mendengar istilah Astronaut vs Kosmonaut. Apakah keduanya memiliki tugas yang berbeda? Sebenarnya, kedua istilah tersebut merujuk pada profesi yang sama persis, yaitu penjelajah luar angkasa. Akan tetapi, sejarah politik dunia yang panas memisahkan penggunaan kata-kata ini secara tegas.

Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet tidak hanya terjadi dalam hal teknologi roket. Ternyata, persaingan bahasa juga terjadi. Oleh karena itu, mari kita bedah perbedaan mendasar dan asal usul sejarah di balik istilah-istilah unik ini.

Astronaut: “Pelaut Bintang” dari Barat

Pertama, kita akan membahas istilah yang paling populer di telinga kita, yaitu Astronaut. Badan antariksa Amerika Serikat (NASA) memilih kata ini untuk menyebut para pahlawan mereka. Secara etimologi, kata ini berasal dari bahasa Yunani Kuno.

Baca juga: Situs spaceman

Kata tersebut menggabungkan “Astron” yang berarti bintang, dan “Nautes” yang berarti pelaut. Jadi, secara harfiah Astronaut berarti “Pelaut Bintang”. Penulis fiksi ilmiah Neil R. Jones menggunakan kata ini pertama kali pada tahun 1930 dalam cerita pendeknya. Kemudian, NASA meresmikannya ketika mereka meluncurkan program Mercury Seven.

Kosmonaut: “Penjelajah Semesta” dari Timur

Di sisi lain, Uni Soviet (sekarang Rusia) menolak menggunakan istilah buatan barat. Mereka mempopulerkan istilah Kosmonaut (Cosmonaut). Berbeda dengan Amerika, Rusia mengambil akar kata “Kosmos” yang berarti alam semesta, dan “Nautes” (pelaut).

Akibatnya, makna harfiahnya menjadi “Pelaut Alam Semesta”. Yuri Gagarin menjadi manusia pertama yang menyandang gelar ini pada tahun 1961. Hingga hari ini, badan antariksa Rusia (Roscosmos) tetap mempertahankan tradisi tersebut. Bahkan, media internasional biasanya membedakan penyebutan seseorang berdasarkan kewarganegaraan dan pesawat yang mereka tumpangi.

Taikonaut: Pemain Baru dari Asia

Selain itu, persaingan Astronaut vs Kosmonaut tidak lagi menjadi satu-satunya topik perdebatan. Kemunculan China sebagai kekuatan baru luar angkasa melahirkan istilah ketiga, yaitu “Taikonaut”.

Istilah ini merupakan hibrida yang menarik. Faktanya, kata ini menggabungkan bahasa Mandarin “Taikong” (luar angkasa) dengan akhiran Yunani “Naut”. Media barat mulai rajin menggunakan kata ini setelah Yang Liwei berhasil terbang ke orbit pada tahun 2003.

Lebih lanjut, negara lain juga mulai menciptakan identitas mereka sendiri:

  • Vyomanaut: India merencanakan sebutan ini untuk misi berawak mereka (berasal dari bahasa Sansekerta “Vyoma” yang berarti langit).

  • Spasionaut: Prancis terkadang menggunakan istilah ini (berasal dari kata “Espace”).

Kesimpulan

Perbedaan istilah Astronaut vs Kosmonaut hanyalah masalah kebanggaan nasional dan sejarah politik. Pada akhirnya, gravitasi dan ruang hampa tidak peduli apa sebutan mereka.

Tujuan mereka tetap satu, yaitu memajukan ilmu pengetahuan bagi seluruh umat manusia. Singkatnya, baik itu Astronaut maupun Kosmonaut, mereka adalah orang-orang pemberani yang mewakili kita semua di antara bintang-bintang.

Manakah istilah yang menurut Anda terdengar paling keren?